PENDAHULUAN
Di jaman modern ini perkembangan teknologi kian pesat. Teknologi canggih yang paling multifungsi yaitu telepon. Kalo diingat-ingat, dahulu telepon berukuran besar dan berkabel, lalu bertahap menjadi telepon tanpa kabel, dan sekarang yang paling modern adalah handphone (telepon genggam tanpa kabel). Rata-rata masyarakat sekarang lebih menggunakan handphone daripada telepon. Selain berukuran lebih kecil, minimalis dan tanpa kabel, handphone juga multifungsi. Handphone tidak hanya digunakan untuk telponan tetapi bisa mengirim pesan teks (SMS), online, dan banyak lagi fitur-fitur menarik dari handphone.
Perkembangan handphone kian melesat. beberapa tahun lalu perusahaan handphone berlomba-lomba untuk membuat produk handphone se-minimalis mungkin (sekecil dan setipis mungkin). Tetapi sekarang keadaan justru terbalik, perusahaan handphone membuat produknya lebih besar dengan memory yang sangat besar untuk menampung aplikasi-aplikasi yang didownload.Tak perlu kabel, hanya membutuhkan pulsa untuk melakukan aktivitas telepon, sms, online, dan aktivitas-aktivitas lainnya.
Ada produk handphone yang sangat digandrungi oleh para remaja hingga orang dewasa, yakni BlackBerry. Konsumen produk ini biasanya menggunakannya untuk berbisnis, karena di BlackBerry terdapat satu fitur yang tidak dimiliki oleh smartphone lainnya, yaitu BBM (BlackBerry Massanger). Untuk lebih lanjut, saya akan membahas sejarah serta perkembangan dari smartphone Blackberry ini.
PEMBAHASAN
Sejarah
Blackberry ini di buat oleh perusahaan yang bernama Research
in Motion (RIM). RIM didirikan oleh seorang imigran Yunani bernama Mike
Lazaridis di kota Waterloo, Kanada. BlackBerry ini pertama kali dikenalkan pada tahun 1997. Sejak peluncurannya
pada tahun 1999, BlackBerry telah berhasil meraup lebih dari 8 juta pelanggan
di seluruh dunia.
Awalnya, BlackBerry ingin dinamakan POCKET LINK, dan hampir juga dinamakan STRAWBERRY karena mirip dengan buah strawberry, namun kandas karena terkesan lembek dan akhirnya perangkat komukasi ini dinamakan BlackBerry.
Di Indonesia sendiri, BlackBerry diperkenalkan pertama kali pada pertengahan bulan Desember 2004 oleh operator Indosat dan perusahaan Starhub. Perusahaan Starhub ini sebenernya adalah Rekan utama BlackBerry di Indonesia dan menjadi bagian dari layanan dalam segala hal teknis mengenal instalasi BlackBerry melalui operator Indosat. Indosat sendiri menyediakan layanan BlackBerry Internet Services dan BlackBerry Enterprise Server. Namun di tahun 2006, Indosat menangani sendiri kerjasama BlackBerry dengan produsen asal Canada, RIM (Research In Motion), untuk memasarkan BlackBerrynya. Selain Indosat, BlackBerry yang resmi saat ini dijual melalui operator XL, telkomsel, AXIS, dan lainya.
Kemunculan BlackBerry di Indonesia bisa dikatakan sangat sukses, dimana saat itu informasi mengalir tiada henti, dan untuk akses untuk mendapatkan informasi tersebut bisa digolongkan cukup mahal di Indonesia. Namun dengan BlackBerry semua masalah itu bisa terselesaikan dengan mudah.
Pertumbuhan pasar BlackBerry memang mengejutkan, khususnya setelah perangkat komunikasi ini dijual untuk konsumen umum (ritel / individual). Dalam tempo empat bulan setelah layanan BlackBerry On Demand diluncurkan Indosat jumlah pelanggan bertambah 15 ribu, dan angka ini yang cukup fantastis.
Saat ini target penjualan BlackBerry mencapai 100 ribu unit. Mungkinkah tercapai? Saat ini Pertumbuhan BlackBerry dari tahun ke tahun selalu tinggi. Kurun waktu tahun 2004 – 2005, pertumbuhannya 25%. Tahun 2006 naik 50%. Tahun 2006 – 2007 tumbuh 100%. Tahun 2007 – 2008 berkembang 250%. BlackBerry yang paling disukai saat ini adalah BlackBerry Curve 8520, BlackBerry Bold 9780, BlackBerry javelin 8900. Untuk harga, Harga BlackBerry Curve 8520 adalah harga BlackBerry yang digolongkan paling murah. Sehingga di tahun ini, peningkatan penjualan BlackBerry Gemini ini sangat pesat.
Awalnya, BlackBerry ingin dinamakan POCKET LINK, dan hampir juga dinamakan STRAWBERRY karena mirip dengan buah strawberry, namun kandas karena terkesan lembek dan akhirnya perangkat komukasi ini dinamakan BlackBerry.
Di Indonesia sendiri, BlackBerry diperkenalkan pertama kali pada pertengahan bulan Desember 2004 oleh operator Indosat dan perusahaan Starhub. Perusahaan Starhub ini sebenernya adalah Rekan utama BlackBerry di Indonesia dan menjadi bagian dari layanan dalam segala hal teknis mengenal instalasi BlackBerry melalui operator Indosat. Indosat sendiri menyediakan layanan BlackBerry Internet Services dan BlackBerry Enterprise Server. Namun di tahun 2006, Indosat menangani sendiri kerjasama BlackBerry dengan produsen asal Canada, RIM (Research In Motion), untuk memasarkan BlackBerrynya. Selain Indosat, BlackBerry yang resmi saat ini dijual melalui operator XL, telkomsel, AXIS, dan lainya.
Kemunculan BlackBerry di Indonesia bisa dikatakan sangat sukses, dimana saat itu informasi mengalir tiada henti, dan untuk akses untuk mendapatkan informasi tersebut bisa digolongkan cukup mahal di Indonesia. Namun dengan BlackBerry semua masalah itu bisa terselesaikan dengan mudah.
Pertumbuhan pasar BlackBerry memang mengejutkan, khususnya setelah perangkat komunikasi ini dijual untuk konsumen umum (ritel / individual). Dalam tempo empat bulan setelah layanan BlackBerry On Demand diluncurkan Indosat jumlah pelanggan bertambah 15 ribu, dan angka ini yang cukup fantastis.
Saat ini target penjualan BlackBerry mencapai 100 ribu unit. Mungkinkah tercapai? Saat ini Pertumbuhan BlackBerry dari tahun ke tahun selalu tinggi. Kurun waktu tahun 2004 – 2005, pertumbuhannya 25%. Tahun 2006 naik 50%. Tahun 2006 – 2007 tumbuh 100%. Tahun 2007 – 2008 berkembang 250%. BlackBerry yang paling disukai saat ini adalah BlackBerry Curve 8520, BlackBerry Bold 9780, BlackBerry javelin 8900. Untuk harga, Harga BlackBerry Curve 8520 adalah harga BlackBerry yang digolongkan paling murah. Sehingga di tahun ini, peningkatan penjualan BlackBerry Gemini ini sangat pesat.
Perkembangan
Sekarang ini sedang gempar berita
mengenai kebngkrutan perusahaan BlackBerry, yang disebabkan oleh munculnya OS
baru yang lebih diminati oleh para konsumen smartphone, yaitu Android. Mengapa
demikian? Dari hasil penelitian saya ini dikarenakan OS Android dapat ditemukan
di smartphone apapun, pulsanya lebih murah daripada menggunakan BlackBerry
karena smartphone dengan OS Android hanya membutuhkan pulsa internet biasa yang
dapat menjelajah seluruh aplikasi atau sosial media yang membutuhkan pulsa
internet, harga handphone yang menggunakan OS Android lebih murah daripada
harga BlackBerry bahkan ada yang harganya di bawah satu juta rupiah, dengan OS
Android dapat mendownload bermacam-macam aplikasi chatting seperti blackberry
massanger, dan banyak lagi keunggulan dari OS Android dibandingkan dengan
Blackberry. Perkembangan OS Android ini
kian cepat, hingga sekarang kita dapat meng-upgrade OS Jelly Bean. Sehingga membuat
perusahaan BlackBerry mengalami kebangkrutan dan lebih memilih untuk bekerja
sama dengan perusahaan Android. Hasil dari kerja sama tersebut, smartphone
dengan OS Android dapat mendownload aplikasi BBM (BlackBerry Massanger). Dikarenakan
rumor tersebut yang sangat cepat tersebar luas dan membuat masyarakat penasaran
sehingga ada yang membuat aplikasi BBM for Android mentahan (bukan aslinya). Hal
tersebut ternyata merugikan pihak Blackberry, sehingga perusahaan tersebut
menarik kembali aplikasi BBM for Android dan mengundur waktu realese aplikasi
tersebut.
PENUTUP
Kesimpulan
Hingga kini masyarakat lebih
tertarik membeli smartphone dengan OS Android daripada BlackBerry. Masyarakat yang
sudah memiliki smartphone BlackBerry pun tidak merasa puas jika belum memiliki
smartphone dengan OS Android. BlackBerry hanya digunakan untuk BBM-an saja,
tetapi untuk menggunakan aplikasi chatting dan jejaring sosial lainnya
masyarakat lebih memilih menggunakan smartphone dengan OS Android.
Inspirated by:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar