Kamis, 01 Desember 2011

HEAVENLY ICE CREAM DURIAN

 HEAVENLY ICE CREAM DURIAN

Tempat makan ini didirikan pada tanggal 10 Desember 2010 yang berlokasi disamping kiri Universitas Gunadarma Kalimalang. Pemilik dari usaha ini bernama Ibu Fanny, motivasi didirikan nya usaha ini berawal mula dengan latar belakang Ibu Fanny sebagai lulusan sarjana Ekonomi yang ingin memiliki usaha sampingan untuk mencari pengalaman dalam berbisnis dan sekedar mengisi waktu luang. Awalnya Ibu Fanny membuka usaha ini dengan survey atau melihat lokasi sekitar ternyata belum ada yang membuka usaha ice cream yang ada disekitar kampus Universitas Gunadarma dan akhirnya muncullah suatu ide untuk menjual ice cream durian, karena ice cream banyak diminati semua kalangan terutama kalangan remaja.
Cara pemasaran ice cream ini awalnya dengan membuat brosur dan disebarkan ke lingkungan disekitar kampus. Dengan memberi diskon agar dapat menarik pelanggan untuk membelinya. Serta memasang spanduk agar terlihat menarik, sehingga pengunjung banyak berdatangan.
Beberapa bulan kemudian usaha ini memiliki kendala dengan semakin berkurangnya pengunjung yang datang. Setelah ditelaah oleh Ibu Fanny ternyata penyebabnya adalah konsumen atau pelanggan yang merasa bosan dengan menu yang ditawarkan hanya ice cream durian. Oleh karna itu Ibu Fanny mencoba inovasi baru dengan menambah berbagai variasi menu, seperti : sandwich, roti panggang, sosis gulung, omlette, ice cream dengan topping, French fries, nugget, dll yang umumnya disukai oleh kalangan remaja. Dengan variasi tersebut di buatlah spanduk yang baru agar pengunjung mengetahui varian menu baru. Dengan adanya menu inovasi baru dan harga yang terjangkau pengunjung kembali berdatangan.
Kendala berikutnya dalam usaha ini pernah mengalami kerugian, ketika bahan baku yang diperlukan habis di pasar tradisional sehingga membuat Ibu Fanny harus membeli bahan baku di pasar swalayan(super market) dengan harga yang jauh lebih mahal.
Ibu Fanny pernah memiliki karyawan tetapi karena suatu hal iya terpaksa mengelola sendiri usahanya. Dan pada saat ini, dikarenakan Ibu Fanny terkadang tidak bisa selalu memantau usahanya karena ia juga bekerja di tempat lain maka ia menyerahkan wewenang pengelolaan usaha ini kepada ibu nya yang ternyata juga pintar memasak. Semua dikelola oleh sang ibu dan samapai saat ini “Heavenly Ice Cream Durian masih banyak diminati oleh mahasiswi.
Oleh   :
KELAS 1EB24
DEWI FEBRIYANTI (21211955)
ROSITA NURUL AINI (26211467)
SILVIA RACHMAN (26211770)

Rabu, 16 November 2011

Pemasaran

Apa itu pasar?
Secara teori, pasar adalah tempat bertemunya calon penjual dan calon pembeli barang dan jasa. Di pasar, penjual dan pembeli akan melakukan transaksi jual-beli barang dan jasa. Syarat terjadinya transaksi adalah adanya barang yang diperjual belikan, ada pedagang, ada pembeli, ada kesepakatan harga barang, dan tidak ada paksaan dari pihak manapun.

Jenis-Jenis Pasar
  1. Menurut bentuk kegiatannya:
*                  Pasar Nyata
Pasar nyata adalah pasar dimana barang-barang yang akan diperjual belikan dan dapat dibeli oleh pembeli. Contoh pasar tradisional dan pasar swalayan.
*                  Pasar Abstrak
Pasar abstrak adalah pasar dimana para pedagangnya tidak menawar barang-barang yang akan dijual dan tidak membeli secara langsung tetapi hanya dengan menggunakan surat dagangnya saja. Contoh pasar online, pasar saham, pasar modal dan pasar valuta asing.
  1. Menurut cara transaksinya:
*      Pasar Tradisional
Pasar tradisional adalah pasar yang bersifat tradisional dimana para penjual dan pembeli dapat mengadakan tawar menawar secar langsung. Barang-barang yang diperjual belikan adalah barang yang berupa barang kebutuhan pokok.
*      Pasar Modern
Pasar modern adalah pasar yang bersifat modern dimana barang-barang diperjual belikan dengan harga pas dan denganm layanan sendiri. Tempat berlangsungnya pasar ini adalah di mal, plaza, dan tempat-tempat modern lainnya.
  1. Menurut keleluasaan distribusi:
Ø    Pasar Lokal
Ø    Pasar Daerah
Ø    Pasar Nasional dan
Ø    Pasar Internasional



Pemasaran
Pemasaran adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia. Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia. Proses dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia inilah yang menjadi konsep pemasaran. Mulai dari pemenuhan produk, penetapan harga, pengiriman barang, dan mempromosikan barang . Seseorang yang bekerja dibidang pemasaran disebut pemasar.
Dalam pemasaran terdapat enam konsep yang merupakan dasar pelaksanaan kegiatan pemasaran suatu organisasi yaitu :
1. Konsep produksi
Konsep produksi berpendapat bahwa konsumen akan menyukai produk yang tersedia dimana-mana dan harganya murah. Konsep ini berorientasi pada produksi dengan mengerahkan segenap upaya untuk mencapai efesiensi produk tinggi dan distribusi yang luas. Disini tugas manajemen adalah memproduksi barang sebanyak mungkin, karena konsumen dianggap akan menerima produk yang tersedia secara luas dengan daya beli mereka.
2. Konsep produk
Konsep produk mengatakan bahwa konsumen akan menyukai produk yang menawarkan mutu, performansi dan ciri-ciri yang terbaik. Tugas manajemen disini adalah membuat produk berkualitas, karena konsumen dianggap menyukai produk berkualitas tinggi dalam penampilan dengan ciri – ciri terbaik.
3. Konsep penjualan
Konsep penjualan berpendapat bahwa konsumen, dengan dibiarkan begitu saja, organisasi harus melaksanakan upaya penjualan dan promosi yang agresif.
4. Konsep pemasaran
Konsep pemasaran mengatakan bahwa kunsi untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing.
5. Konsep pemasaran sosial
Konsep pemasaran sosial berpendapat bahwa tugas organisasi adalah menentukan kebutuhan, keinginan dan kepentingan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan dengan cara yang lebih efektif dan efisien daripasda para pesaing dengan tetap melestarikan atau meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat.
6. Konsep Pemasaran Global
Pada konsep pemasaran global ini, manajer eksekutif berupaya memahami semua faktor- faktor lingkungan yang mempengaruhi pemasaran melalui manajemen strategis yang mantap. tujuan akhirnya adalah berupaya untuk memenuhi keinginan semua pihak yang terlibat dalam perusahaan.



Produk, Harga dan Saluran Distribusi
Bauran produk merupakan posisi produk dan strategi produk, serta menekankan bahwa strategi pemasaran yang sukses memerlukan integrasi tinggi dari produk, harga, promosi dan distribusi. Posisi produk adalah kunci dari strategi pemasaran yang sukses. Hal ini mejelaskan bagaimana sebaiknya suatu bisnis memposisikan produknya relatif terhadap kebutuhan pelanggan dan pesaing serta bagaimana sumber diferensiasi diperlukan untuk membuat posisi produk ini berbeda dari produk pesaing.
Harga merupakan bagian penting nilai pelanggan usaha. Harga tinggi memang baik, tapi dapat menyebabkan volume pelanggan yang rendah jika keuntungan yang diperkirakan kurang dari harga yang telah diperkirakan.  
Saluran distribusi merupakan sarana bagi pemasar untuk menentukan bagaimana dan dimana konsumen akan membeli barang yang diperlukan. Strategi saluran distribusi sendiri tidak sederhana, yang hanya sekedar memilih lokasi yang baik, tetapi lebih melihat bagaimana permintaan dari konsumen dari waktu ke waktu yang semakin canggih yang sejalan dengan perkembangan produk, merek pesaing dan akses informasi melalui internet. Keputusan saluran distribusi sangat mahal karena adanya faktor tanah, bangunan, lokasi penyuplai, kebutuhan infrastruktur, dan melihat saluran distribusi yang dikembangkan perusahaan.

Tujuan Sistem Pemasaran
*      Memaksimumkan Konsumsi
Pekerjaan pemasaran adalah memudahkan dan merangsang konsumsi maksimum, akhirnya menciptakan produksi, kesempatan kerja, dan kemakmurkan maksimum.
*      Memaksimumkan Kepuasan konsumen
Tujuan sistem pemasaran lain adalah memaksimumkan kepuasan konsumen, bukan konsumsi. Tetapi mengukur kepuasan konsumen tidak mudah, belum adanya tolak ukur kepuasan dari produk pada individu, kepuasan dari produk atau jasa yang baik diimbangi oleh kejelekkan dari pencemaran lingkungan, kepuasan yg diterima sesorang tergantung dari sedikitnya orang lain memiliki barang tersebut.
*      Memaksimumkan Mutu Hidup
Termasuk didalamnya kualitas, kuantitas,  ketersediaan, dan harga pokok barang, mutu lingkungan fisik, dan mutu lingkungan kultur.


Pendekatan  Dalam Mempelajari Pemasaran

Ø  Pendekatan Seba Fungsi
Dari apa saja kegiatan pokok pemasaran, yaitu : pembelian, pengangkutan, penjualan, penyimpanan,  pembelanjaan, penanggungan resiko, standarnisasi dan grading, pengumpulan informasi pasar.

Ø  Pendekatan Serba Lembaga
Dilihat dari lembaga atau organisasi yang terlibat dalam pemasaran, misal : produsen, suplier, perantara dagang dan sebagainya.

Ø  Pendekatan Serba barang (Pendekatan Organisasi Industri)
Studi tentang bagaimana barang berpindah dari produsen ke konsumen akhir atau konsumen industri.

Ø  Pendekatan Serba Manajemen
Dilihat dari pendapat manajer serta keputusan yang diambil.

Ø  Pendekatan Serba Sistem
Menyangkut elemen-elemen yang luas dalam system pemasaran termasuk pendekatan serba fungsi, manajemen, produk, dan lembaga.





Inspirated By:

Jumat, 28 Oktober 2011

Badan Usaha

       Badan usaha adalah suatu lembaga ekonomis yang bertujuan untuk mencari keuntungan. Badan Usaha sering disamakan dengan perusahaan, walaupun pada kenyataannya berbeda. Bedanya, Badan Usaha adalah lembaga, sedangkan perusahaan adalah tempat dimana Badan Usaha itu mengelola faktor-faktor produksi.
ciri-ciri Badan usaha :
  • Penguasaan badan usaha dimiliki oleh pemerintah.
  • Pengawasan dilakukan, baik secara hirarki maupun secara fungsional dilakukan oleh pemerintah.
  • Kekuasaan penuh dalam menjalankan kegiatan usaha berada di tangan pemerintah.
  • Pemerintah berwenang menetapkan kebijakan yang berkaitan dengan kegiatan usaha.
  • Semua risiko yang terjadi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pemerintah.
  • Untuk mengisi kas negara, karena merupakan salah satu sumber penghasilan negara.
  • Agar pengusaha swasta tidak memonopoli usaha yang menguasai hajat hidup orang banyak.
  • Melayani kepentingan umum atau pelayanan kepada masyarakat.
  • Merupakan lembaga ekonomi yang tidak mempunyai tujuan utama mencari keuntungan, tetapi dibenarkan untuk memupuk keuntungan.
  • Merupakan salah satu stabilisator perekonomian negara.
  • Dapat meningkatkan produktivitas, efektivitas, dan efisiensi serta terjaminnya prinsip-prinsip ekonomi.
  • Modal seluruhnya dimiliki oleh negara dari kekayaan negara yang dipisahkan.
  • Peranan pemerintah sebagai pemegang saham. Bila sahamnya dimiliki oleh masyarakat, besarnya tidak lebih dari 49%, sedangkan minimal 51% sahamnya dimiliki oleh negara.
  • Pinjaman pemerintah dalam bentuk obligasi.
  • Modal juga diperoleh dari bantuan luar negeri.
  • Bila memperoleh keuntungan, maka dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat.
  • Pinjaman kepada bank atau lembaga keuangan bukan bank.

Jenis-Jenis Badan Usaha di Indonesia
*     BUMN
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah badan usaha yang modal seluruhnya atau sebagian dimiliki oleh Pemerintah. Pegawai badan usaha ini biasa disebut sebagai karyawan BUMN, bukan pegawai negeri. Macam-macam  perusahaan BUMN :
*      Perjan
Perjan adalah bentuk badan usaha milik negara yang seluruh modalnya dimiliki oleh pemerintah. Perjan ini berorientasi pelayanan pada masyarakat, Sehingga selalu merugi. Sekarang sudah tidak ada perusahaan BUMN yang menggunakan model perjan karena besarnya biaya untuk memelihara perjan-perjan tersebut sesuai dengan Undang Undang (UU) Nomor 19 tahun 2003 tentang BUMN. Contoh Perjan: PJKA (Perusahaan Jawatan Kereta Api) kini berganti menjadi PT.KAI.
Ciri-ciri Perusahaan Jawatan antara lain sebagai berikut:
·               memberikan pelayanan kepada masyarakat
·               merupakan bagian dari suatu departemen pemerintah
·               dipimpin oleh seorang kepala yang bertanggung jawab langsung kepada menteri atau dirjen departemen yang bersangkutan
·               status karyawannya adalan pegawai negeri
*      Perum
Perum adalah perjan yang sudah diubah, tujuannya agar tidak lagi berorientasi pelayanan. Sama seperti Perjan, perum dikelola oleh negara dengan status pegawainya sebagai Pegawai Negeri. Namun perusahaan masih merugi meskipun status Perjan diubah menjadi Perum, sehingga pemerintah terpaksa menjual sebagian saham Perum tersebut kepada publik dan statusnya diubah menjadi persero.
Ciri-ciri Perusahaan Umum (Perum):
·               Melayani kepentingan masyarakat umum.
·               Dipimpin oleh seorang direksi/direktur.
·               Mempunyai kekayaan sendiri dan bergerak di perusahaan swasta.
·               Dikelola dengan modal pemerintah yang terpisah dari kekayaan negara.
·               Pekerjanya adalah pegawai perusahaan swasta.
·               Memupuk keuntungan untuk mengisi kas negara.

Contohnya : Perum Pegadaian, Perum Jasatirta, Perum DAMRI, Perum ANTARA, Perum Peruri, Perum Perumnas, Perum Balai Pustaka.

*      Persero
Persero adalah salah satu Badan Usaha yang dikelola oleh Negara atau Daerah. Tujuan didirikannya Persero yang pertama adalah mencari keuntungan, dan yang kedua memberi pelayanan kepada umum. Modal pendiriannya berasal sebagian atau seluruhnya dari kekayaan negara yang dipisahkan berupa saham-saham. Persero dipimpin oleh direksi. Sedangkan pegawainya berstatus sebagai pegawai swasta. Badan usaha ditulis PT (Persero). Perusahaan ini tidak memperoleh fasilitas negara. ciri-ciri Persero adalah:
·               Tujuan utamanya mencari laba (Komersial)
·               Modal sebagian atau seluruhnya berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan yang berupa saham-saham
·               Dipimpin oleh direksi
·               Pegawainya berstatus sebagai pegawai swasta
·               Badan usahanya ditulis PT (nama perusahaan) (Persero)
·               Tidak memperoleh fasilitas negara
Contoh perusahaan yang mempunyai badan usaha Persero antara lain:
*             PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
*             PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
*             PT Garuda Indonesia (Persero)
*             PT Angkasa Pura (Persero)
*             PT Perusahaan Pertambangan dan Minyak Negara (Persero)

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)
Ciri-ciri BUMD adalah sebagai berikut:
  • Pemerintah memegang hak atas segala kekayaan dan usaha
  • Pemerintah berkedudukan sebagai pemegang saham dalam pemodalan perusahaan
  • Pemerintah memiliki wewenang dan kekuasaan dalam menetapkan kebijakan perusahaan
  • Pengawasan dilakukan alat pelengkap negara yang berwenang
  • Melayani kepentingan umum, selain mencari keuntungan
  • Sebagai stabillisator perekonomian dalam rangka menyejahterakan rakyat
  • Sebagai sumber pemasukan negara
  • Seluruh atau sebagian besar modalnya milik negara lain, baik berupa bank maupun nonbank
  • Direksi bertanggung jawab penuh atas BUMN, dan mewakili BUMN di pengadilan
Tujuan Pendirian BUMD:
  • Memberikan sumbangan pada perekonomian nasional dan penerimaan kas negara
  • Mengejar dan mencari keuntungan
  • Pemenuhan hajat hidup orang banyak
  • Perintis kegiatan-kegiatan usaha
  • Memberikan bantuan dan perlindungan pada usaha kecil dan lemah

BUMS
Badan Usaha Milik Swasta atau BUMS adalah badan usaha yang didirikan dan dimodali oleh seseorang atau sekelompok orang. Bidang- bidang usaha yang diberikan kepada pihak swasta adalah untuk mengelola sumber daya ekonomi yang bersifat tidak menguasai hidup orang banyak.


*      Firma
Firma adalah badan usaha yang didirikan oleh dua orang atau lebih yang tiap anggotanya bertanggung jawab penuh atas perusahaan. Modal firma berasal dari anggota pendiri, dan keuntungan dibagikan kepada anggota dengan perbandingan sesuai pendirian.
Ciri- ciri dan sifat Firma :
- Apabila terdapat hutang tak terbayar, maka setiap pemilik wajib melunasi dengan harta pribadi.
- Setiap anggota firma memiliki hak untuk menjadi pemimpin - Seorang anggota tidak berhak memasukkan anggota baru tanpa seizin anggota yang lainnya. - keanggotaan firma melekat dan berlaku seumur hidup - seorang anggota mempunyai hak untuk membubarkan firma - pendiriannya tidak memelukan akte pendirian - mudah memperoleh kredit usaha

*      Persekutuan Komanditer
CV adalah suatu bentuk badan usaha bisnis yang didirikan dan dimiliki oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama. Satu pihak dalam CV mengelola usaha secara aktif yang melibatkan harta pribadi, dan pihak lainnya hanya menyertakan modal saja tanpa harus melibatkan harta pribadi ketika krisis finansial.
Ciri- ciri dan sifat CV :
- sulit untuk menarik modal yang telah disetor
- modal besar karena didirikan banyak pihak - mudah mendapatkan kridit pinjaman - ada anggota aktif yang memiliki tanggung jawab tidak terbatas dan ada yang pasif tinggal    menunggu keuntungan - relatif mudah untuk didirikan - kelangsungan hidup perusahaan cv tidak menentu.



Sumber :